<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593</id><updated>2012-01-27T19:39:53.354+07:00</updated><category term='investasi'/><category term='Kartu Kredit'/><category term='Keungan'/><category term='trik atur salary'/><category term='tabungan'/><category term='Asuransi Tenaga Kerja'/><category term='cara pengelolaan keuangan'/><category term='dana'/><title type='text'>Konsultasikan Keuangan Anda Dengan Aya</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ario</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_IRcOMolZIEs/ScWNsExIARI/AAAAAAAAAC8/j7ys7AqbC18/S220/3368332599_fdbd5715c1_m.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-8268798122776680160</id><published>2011-07-07T11:08:00.002+07:00</published><updated>2011-07-09T16:59:52.335+07:00</updated><title type='text'>Pencairan JAMSOSTEK Jika Pemegang Kartu Meninggal Dunia</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s1600/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626457896746971874" src="http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s320/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg" style="display: block; height: 205px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center; width: 250px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kasus pencairan dana Auransi Tenaga kerja pada JAMSOSTEK salah satunya apabila ingin mencairkan dana ASTEK dari pemegang kartu JAMSOSTEK yang telah meninggal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus ini pihak keluarga terutama istri atau suami korban bisa mencairkan dana JAMSOSTEK dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ketentuan-ketentuan yang biasanya diminta kelengkapannya oleh pihak JAMSOSTEK adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Kartu JAMSOSTEK Asli almarhum&lt;br /&gt;2. Fotocopy KTP suami istri dari pemegang kartu jamsostek&lt;br /&gt;3. Surat keterangan ahli waris&lt;br /&gt;4. Fotocopy surat nikah pemegang kartu jamsostek asli&lt;br /&gt;5. Fotocopy kartu keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemprosesan tersebut dapat pihak keluarga urus langsung setelah pihak perusahaan melaporkan tenaga kerja yang telah meninggal tersebut ke kantor JAMSOSTEK. Pihak keluarga bisa memproses pencairan dari kantor JAMSOSTEK diseluruh Indonesia, karena sekarang JAMSOSTEK sudah memiliki jaringan online seluruh Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sudah mencapai lebih 5 tahun 1 bulan keikutsertaan tetapi kita masih bekerja pada perusahaan yang mendaftarkan kita JAMSOSTEK, kita tetap tidak bisa mencairkan dana tersebut. Karena syarat pencairan dana JAMSOSTEK apabila tidak terjadi kematian adalah surat keterangan perusahaan bahwa karyawan tersebut telah keluar atau tidak bekerja di perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian info dari Aya semoga bisa membantu teman-teman yang sedang membutuhkan informasi tersebut. Selamat melanjutkan aktifitas hari ini semoga sukses selalu dan membawa berkah selalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-8268798122776680160?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/8268798122776680160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2011/07/pencairan-jamsostek-jika-pemegang-kartu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/8268798122776680160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/8268798122776680160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2011/07/pencairan-jamsostek-jika-pemegang-kartu.html' title='Pencairan JAMSOSTEK Jika Pemegang Kartu Meninggal Dunia'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s72-c/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-3663368272991519113</id><published>2011-07-07T10:13:00.001+07:00</published><updated>2011-07-09T16:58:51.963+07:00</updated><title type='text'>Surcharge Kartu Kredit Tidak Boleh Dibebankan Kepada Konsumen</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-hAvgPxSSV4I/ThUl48XRjPI/AAAAAAAAACo/_nNzd9jMF6k/s1600/credit-card.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626444969675951346" src="http://4.bp.blogspot.com/-hAvgPxSSV4I/ThUl48XRjPI/AAAAAAAAACo/_nNzd9jMF6k/s320/credit-card.jpg" style="display: block; height: 215px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jaman modern sekarang ini memang semakin banyak orang menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran. Dengan banyaknya orang menggunakan kartu kredit, banyak merchant yang dengan sengaja atau tidak membebankan surcharge kepada konsumennya. Mengutip dari detik.com sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) 'geram' karena masih banyak merchant atau toko yang mengenakan biaya tambahan alias surcharge. Pasalnya,surcharge merupakan biaya yang 'haram' dibebankan kepada nasabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Surcharge itu dilarang, dari sisi hukum aturan, tidak boleh ada surcharge," ujar Dewan AKKI, Dodit Probojakti, ketika dikonfirmasi mengenai masih maraknya surcharge.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Dodit, penerbit sudah melakukan kerjasama dengan merchant ketika merchant akan menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Hal ini, sambungnya dikenal dengan istilah Merchant Discount Rate (MDR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"MDR ini sudah ada dan sudah masuk dalam keuntungan merchant sekitar 2%-2,5% Maka nasabah jangan mau ketika ada merchant yang membebankan surcharge," tegas Dodit di Jakarta, Kamis (7/7/2011).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, merchant kerap kali membebankan surcharge ke nasabah dengan berbagai macam alasan. Merchant, sambungnya kadang meminta 2% atau 3% dari barang yang akan dibeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka, jika nasabah membeli barang yang ternyata bisa dilakukan tawar menawar harus diperhatikan ketika merchant meminta tambahan biaya surcharge itu ditolak," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Dodit mengatakan ketika merchant bersikukuh ada surcharge maka lebih baik pembayaran dilakukan terlebih dahulu dengan memisahkan surcharge dari harga barang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Misalkan saja membeli barang sebesar Rp 1 juta maka jika ada biaya tambahan yang dimaksud adalah surcharge misalnya 3% atau Rp 30.000 maka dipisahkan. Harga barang Rp 1 juta dengan surcharge Rp 30.000 jangan dijadikan satu tetapi dijadikan terpisah sebagaiinvoice," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ, Dodit mengatakan nasabah tinggal pergi ke bank penerbit kartu kreditnya untuk mengklaim biaya Rp 30.000 tersebut. "Dari situ pasti bank akan mengganti dan memproses merchant tersebut," katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses seperti ini, menurut Dodit jangan segan-segan dilakukan oleh nasabah. Pasalnya, nasabah juga yang akan dirugikan oleh larangan surcharge sebenarnya.&lt;br /&gt;Nah buat teman-teman yang memiliki kartu kredit semoga informasi ini berguna. Dan juga mungkin kita sebagai konsumen pengguna kartu kredit lebih bisa mengenal hak dan kewajiban kita, tanpa harus melanggar aturan hukum yang berlaku di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-3663368272991519113?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/3663368272991519113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2011/07/surcharge-kartu-kredit-tidak-boleh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/3663368272991519113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/3663368272991519113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2011/07/surcharge-kartu-kredit-tidak-boleh.html' title='Surcharge Kartu Kredit Tidak Boleh Dibebankan Kepada Konsumen'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-hAvgPxSSV4I/ThUl48XRjPI/AAAAAAAAACo/_nNzd9jMF6k/s72-c/credit-card.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-5521169550235200567</id><published>2010-10-14T03:13:00.001+07:00</published><updated>2011-07-09T16:59:46.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asuransi Tenaga Kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keungan'/><title type='text'>Kenapa Penulisan Nama Kartu JAMSOSTEK Harus Benar???</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s1600/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s320/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Semua keterangan yang ada dalam kartu JAMSOSTEK kita Banyak sekali kasus ini terjadi dan sering kali diabaikan oleh para tenaga kerja. Kasus yang sering terjadi dan sering mengalami penolakan adalah salah penulisan nama peserta dan juga tanggal lahirnya tidak sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk(KTP).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesalahan tersebut bisa berdampak pada keadaan sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.&lt;/span&gt; Apabila kita mengalami suatu kecelakaan dan sakit akibat kerja &lt;br /&gt;Karena kecelakaan sifatnya adalah dadakan maka, semua dokumen yang berada pada kita harus data yang benar. Dengan tidak benarnya data yang terdapat pada Kartu JAMSOSTEK kita, maka kita akan sangat kesulitan untuk mencairkan dana Jaminan Kecelakaan Kerja kita pada pihak JAMSOSTEK.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Apabila kita ingin mencairkan semua dana Jaminan setelah 5 tahun keanggotaan&lt;br /&gt;Efeknya mungkin belom terasa jikalau kita masih tercatat pada perusahaan yang mendaftarkan kita sebagai anggota JAMSOSTEK. Apabila terjadi kesalahan kita bisa langsung menghubungi pihak HRD untuk membetulkan semua data yang ada pada Kartu JAMSOSTEK kita tersebut. Tetapi efeknya akan sangat terasa apabila kita baru mengetahui kesalahan itu pada saat kita sudah tidak bekerja pada perusahaan yang mendaftarkan kita pada JAMSOSTEK. Karena kita akan sangat sulit memproses pencairan dana apabila Kartu JAMSOSTEK kita tidak sesuai dengan KTP kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu tadi info yang bisa Aya bagi buat teman-teman semuanya. Apabila ada kritik, saran, dan juga pertanyaan. Untuk tambahan info bisa mengkomen pada kolom komen, atau dengan mengirim email pada form email Aya.&lt;br /&gt;Semoga berguna buat teman-teman yang sedang membutuhkan info ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-5521169550235200567?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/5521169550235200567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/kenapa-penulisan-nama-kartu-jamsostek.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5521169550235200567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5521169550235200567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/kenapa-penulisan-nama-kartu-jamsostek.html' title='Kenapa Penulisan Nama Kartu JAMSOSTEK Harus Benar???'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s72-c/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-8488742419568224273</id><published>2010-10-11T03:11:00.002+07:00</published><updated>2011-08-22T11:05:14.365+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asuransi Tenaga Kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keungan'/><title type='text'>Bagaimana Cara Pencairan Dana JAMSOSTEK</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s1600/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s320/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Ada pertanyaan dari seorang teman. Bagaimana cara klaim JAMSOSTEK apabila kita menginginkan&amp;nbsp;memakai dana JAMSOSTEK yang telah kita setorkan??? Apakah dana itu akan hilang ketika kita sudah tidak bekerja pada perusahaan tempat kita bekerja???&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut Aya akan membahas pertanyaan tersebut. Uang yang telah kita setorkan pada pihak JAMSOSTEK tidak akan terbuang percuma, karena kita dapat mencairkan dana tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk diingat bagi teman-teman yang akan mencairkan dana tersebut adalah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; Harus membawa kartu JAMSOSTEK asli, &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; KTP asli&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Surat keterangan asli pernah bekerja pada perusahaan yang pertama kali kita berkerja dan mendapatkan kartu JAMSOSTEK. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.&lt;/span&gt; Menyerahkan semua data tersebut kepada pihak JAMSOSTEK yang terdekat dengan posisi kita saat itu. Karena system online yang sudah terdapat di JAMSOSTEK, jadi kita bisa mencairkan dana kita di Kantor JAMSOSTEK dimanapun kita berada. Asal semua persyaratan tersebut bisa kita penuhi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini selalu menjadi syarat wajib yang perlu dilengkapi untuk proses pencairan dana kita pada JAMSOSTEK. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pencairan dana ini bisa dilakukan setelah kita menjadi anggota JAMSOSTEK untuk periode total 5 tahun dari tanggal kita terdaftar&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Jadi buat teman-teman yang mempunyai kartu JAMSOSTEK mulai sekarang bisa menanyakan pada bagian HRD perusahaan kita berkerja, tentang tanggal pendaftaran kita sebagai peserta ASTEK pada JAMSOSTEK.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-8488742419568224273?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/8488742419568224273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/bagaimana-cara-pencairan-dana-jamsostek.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/8488742419568224273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/8488742419568224273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/bagaimana-cara-pencairan-dana-jamsostek.html' title='Bagaimana Cara Pencairan Dana JAMSOSTEK'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-U9sH-2L0Lu0/ThUxpZdLcuI/AAAAAAAAACw/JBlfAp5Hhw0/s72-c/poto%2Bkartu%2Bjamsostek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-5148145099196651034</id><published>2010-10-08T05:59:00.001+07:00</published><updated>2011-07-09T16:53:34.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asuransi Tenaga Kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keungan'/><title type='text'>Asuransi Tenaga Kerja Bag.3</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TK6DhYBAT0I/AAAAAAAAACU/t02OHp9kwt8/s1600/tenaga+kerja+3.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525498402235764546" src="http://2.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TK6DhYBAT0I/AAAAAAAAACU/t02OHp9kwt8/s320/tenaga+kerja+3.jpg" style="display: block; height: 233px; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; text-align: center; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini Aya akan membahas masalah cara penghitungan ASTEK. Ada beberapa perusahaan mengenakan potongan pada karyawan untuk masalah ASTEK ini. Maksimal pengenaannya adalah 2% dari gaji pokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Misal : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terdapat suatu perusahaan PT. ABC yang memiliki 100 orang tenaga kerja. Masing-masing tenaga kerja berpenghasilan pokok Rp.1.000.000,-. Perusahaan PT. ABC mengikuti Jaminan Kecelakaan Kerja(JKK) 1,74%, Jaminan Hari Tua(JHT) 5,7%, Jaminan Kematian(JKM) 0,3%, Jaminan Kesehatan(JPK) 1%. Semua asuransi ditanggung pemberi kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Penghitungan : &lt;br /&gt;Diketahui :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gaji Pokok Total PT. ABC : Rp.1.000.000 X 100 = Rp. 100.000.000,-&lt;br /&gt;JKK = 1,74%&lt;br /&gt;JHT = 5,7%&lt;br /&gt;JKM = 0,3%&lt;br /&gt;JPK = 1%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ditanya : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Asuransi bulanan yang harus disetor PT. ABC?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dijawab :&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Nominal &lt;br /&gt;JKK : 100.000.000 X 1,74% = Rp.1.740.000,-&lt;br /&gt;JHT : 100.000.000 X 5,7%  = Rp.5.700.000,-&lt;br /&gt;JKM : 100.000.000 X 0,3%  =   Rp.300.000,-&lt;br /&gt;JPK : 100.000.000 X 1,0%  = Rp.1.000.000,-&lt;br /&gt;--------------------- +&lt;br /&gt;Rp.8.740.000,-&lt;br /&gt;Jadi total iuran yang harus disetor PT. ABC ke asuransi ASTEK yang jadi rekanan adalah sebesar Rp.8.740.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NB:&lt;br /&gt;*) &lt;/span&gt;Asuransi yang dibayarkan pemilik kerja adalah termasuk gaji kena pajak penghasilan. Maka nanti diakhir pembukuan nominal asuransi yang dibayarkan pemilik kerja harus ditambahkan pada gaji atau upah yang diterima tenaga kerja sebagai gaji total yang akan dikenakan pajak penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;properti dari : http://papua-invesment.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-5148145099196651034?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/5148145099196651034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/asuransi-tenaga-kerja-bag3.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5148145099196651034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5148145099196651034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/asuransi-tenaga-kerja-bag3.html' title='Asuransi Tenaga Kerja Bag.3'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TK6DhYBAT0I/AAAAAAAAACU/t02OHp9kwt8/s72-c/tenaga+kerja+3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-5747966009118066137</id><published>2010-10-06T15:35:00.000+07:00</published><updated>2010-10-06T15:58:22.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asuransi Tenaga Kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keungan'/><title type='text'>Asuransi Tenaga Kerja Bag.2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TKw5WbEgPoI/AAAAAAAAACM/_6Md_liZKYI/s1600/tenaga+kerja+2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 291px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TKw5WbEgPoI/AAAAAAAAACM/_6Md_liZKYI/s320/tenaga+kerja+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524853900263308930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ketentuan undang-undang yang ada pada &lt;a href="http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/asuransi-tenaga-kerja-bag1.html"&gt;postingan Aya sebelumnya&lt;/a&gt;, maka semua pihak pemberi kerja berkewajiban untuk mengasuransikan tenaga kerjanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bentuk asuransi kerja yang lazim digunakan di Indonesia untuk para tenaga kerja dan besar persentasenya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaminan ini meliputi saat bekerja, saat menuju tempat kerja, saat pulang dari tempat kerja, dan juga efek sakit yang timbul akibat dia bekerja pada tempat pemberi kerjanya. Ini bisa terjadi factor radiasi alat-alat produksi dan juga lingkungan tempat tenaga kerja bekerja.&lt;br /&gt;Besaran persentase dibagi dalam beberapa persentase sesuai kesepakatan pihak pemberi kerja dengan pihak ASTEK nya. Biasanya yang lazim digunakan antara 2,4% hingga 3,6%. Bisa juga kita gunakan 1,74%, sekali lagi ini bisa kita negosiasikan bersama dengan pihak ASTEK yang menjadi rekanan pihak pemberi kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Jaminan Hari Tua (JHT)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaminan Hari Tua juga bisa diberikan meski tenaga kerja blom mencapai masa maksimum (55 tahun), dengan catatan tenaga kerja tersebut telah meninggal.&lt;br /&gt;Besaran yang biasanya digunakan adalah standard 5,7%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Jaminan Kematian (JKM)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaminan Kematian ini juga mengcover semua biaya-biaya kendaraan untuk mengangkut jenazah dari rumah sakit ke rumah dan juga biaya-biaya yang timbul saat penguburan jenazah.&lt;br /&gt;Besaran yang biasanya digunakan adalah standard 0,3%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Jaminan Kesehatan (JPK)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa asuransi memberlakukan medical ceck up untuk Jaminan Kesehatan ini. Tetapi mulai tahun 2010 sudah banyak pihak asuransi yang memudahkan pihak tenaga kerja untuk tidak melakukan medical check up terlebih dahulu untuk mengikuti Jaminan Kesehatan ini.&lt;br /&gt;Besaran yang biasanya digunakan antara lain sebesar 3%. Pada jaminan kesehatan ini juga bisa kita negosiasikan dengan pihak ASTEK yang menjadi rekanan pihak pemberi kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu tadi Jenis-jenis dan juga besaran persentase yang terdapat pada Jaminan Asuransi Tenaga Kerja yang sering digunakan di Indonesia. Untuk cara menghitung besarannya akan Aya bahas pada postingan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;properti dari : http://tabaracow.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-5747966009118066137?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/5747966009118066137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/asuransi-tenaga-kerja-bag2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5747966009118066137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5747966009118066137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/asuransi-tenaga-kerja-bag2.html' title='Asuransi Tenaga Kerja Bag.2'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TKw5WbEgPoI/AAAAAAAAACM/_6Md_liZKYI/s72-c/tenaga+kerja+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-893714253270784062</id><published>2010-10-06T11:40:00.000+07:00</published><updated>2010-10-06T11:57:55.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asuransi Tenaga Kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keungan'/><title type='text'>Asuransi Tenaga Kerja Bag.1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TKwBwei37lI/AAAAAAAAACE/yXTrmVbXJ10/s1600/tenaga+kerja.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 231px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TKwBwei37lI/AAAAAAAAACE/yXTrmVbXJ10/s320/tenaga+kerja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524792775221440082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi teman-teman yang sudah bekerja, berikut Aya akan tampilkan undang-undang tentang adanya perlindungan pemberi kerja kepada tenaga kerja. Agar kita mengerti hak kita untuk msalah ini. Penjelasan selanjutnya akan Aya ulas pada postingan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ASURANSI SOSIAL TENAGA KERJA&lt;br /&gt;PP No. 33 Tahun 1977, LN. 1977-54, s.d.u. dg.  PP No. 30/1983,&lt;br /&gt;LN. 1983-41.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengingat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Pasal 5 ayat (2) Undang-undang Dasar 1945;&lt;br /&gt;2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor IV/MPR/1973; tentang Garis-garis Besar Haluan Negara;&lt;br /&gt;3. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1951 tentang Kecelakaan (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 3);&lt;br /&gt;4. Undang-undang Nomor 14 Tahun 1969 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Mengenai Tenaga Kerja Lembaran Negara Tahun 1969 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2912).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB I. KETENTUAN UMUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pas. 1.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; Menteri adalah Menteri yang bertanggungjawab di bidang tenaga kerja.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Tenaga Kerja adalah buruh yang bekerja pada perusahaan milik swasta, termasuk perusahaan yang didirikan menurut peraturan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) serta karyawan yang bekerja pada Perusahaan Umum (PERUM), Perusahaan Perseroan (PERSERO), dan Perusahaan milik Negara yang didirikan dengan atau berdasarkan Undang- undang tersendiri.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Perusahaan adalah perusahaan milik swasta, termasuk perusahaan yang didirikan menurut peraturan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) serta Perusahaan Umum (PERUM), Perusahaan Perseroan (PERSERO), dan Perusahaan milik Negara yang didirikan dengan atau berdasarkan Undang-undang tersendiri.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.&lt;/span&gt; Tertanggung adalah setiap tenaga kerja yang oleh perusahaan tempat ia bekerja dipertanggungkan dalam program asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kematian berdasarkan Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5.&lt;/span&gt; Peserta adalah setiap tenaga kerja yang ikut serta dalam program tabungan hari tua berdasarkan Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6.&lt;/span&gt; Upah adalah penghasilan dalam bentuk uang dan bentuk lain yang dapat dinilai dengan uang yang diterima tenaga kerja secara teratur.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7.&lt;/span&gt; Janda atau Duda adalah isteri atau suami sah dari tenaga kerja tertanggung atau peserta yang meninggal dunia.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;8.&lt;/span&gt; Yatim-piatu adalah anak kandung sah atau anak angkat yang disahkan dari tenaga kerja, atau tertanggung, atau peserta yang meninggal dunia, sebanyak banyaknya 3 (tiga) orang anak yang belum mencapai usia 21 (dua puluh satu) tahun, belum pernah kawin, dan tidak mempunyai pekerjaan tetap dengan menerima upah.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9.&lt;/span&gt; Ahli Waris adalah janda, atau duda, atau yatim-piatu dari tertanggung atau peserta, atau dalam hal tertanggung atau peserta tidak mempunyai isteri atau suami atau anak adalah orang tua.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10.&lt;/span&gt; Orang tua adalah ayah kandung dan atau ibu kandung.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;11.&lt;/span&gt; Asuransi Sosial Tenaga Kerja, yang selanjutnya disingkat ASTEK adalah sistim perlindungan yang dimaksudkan untuk menanggulangi risiko sosial secara langsung mengakibatkan berkurangnya atau hilangnya penghasilan tenaga kerja. &lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;12.&lt;/span&gt; Kecelakaan Kerja adalah kecelakaan yang menimpa tenaga kerja berhubung dengan hubungan kerja dan penyakit yang timbul karena hubungan kerja.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;13.&lt;/span&gt; Asuransi Kecelakaan Kerja meliputi biaya pengangkutan, pengobatan, perawatan di rumah sakit, tunjangan ganti rugi, dan biaya penguburan yang menjadi hak tenaga kerja, yang tertimpa kecelakaan kerja.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;14.&lt;/span&gt; Tabungan Hari Tua adalah bentuk tabungan wajib yang mempunyai tujuan untuk memberikan bekal uang pada hari tua dan yang pembayaran kembalinya hanya dapat dilakukan apabila tenaga kerja berhenti bekerja karena telah mencapai usia 55 (lima puluh lima) tahun, meninggal dunia, atau cacat total dan tetap, sehingga tidak dapat berpenghasilan.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;15.&lt;/span&gt; Asuransi Kematian adalab pertanggungan risiko kematian atas jiwa tenaga kerja dan berlaku selama tenaga kerja yang bersangkutan menjadi tertanggung dan belum mencapai usia 55 (lima puluh lima) tahun.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;16.&lt;/span&gt; Masa Penyertaan adalah jangka waktu (dihitung dalam tahun) tenaga kerja yang bersangkutan menjadi peserta dalam program tabungan hari tua berdasarkan Peraturan Pemerintah ini, yang  dibuktikan dengan adanya pembayaran iuran secara tetap dan teratur.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;17.&lt;/span&gt; Badan Penyelenggara adalah badan yang menyelenggarakan program ASTEK, sesuai ketentuan-ketentuan Peraturan Pemerintah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 2.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(1)&lt;/span&gt; Program Asuransi Sosial Tenaga Kerja (ASTEK) dalam Peraturan Pemerintah ini meliputi:&lt;br /&gt;a. Program Asuransi Kecelakaan Kerja;&lt;br /&gt;b. Program Tabungan Hari Tua yang dikaitkan dengan Asuransi Kematian.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Program ASTEK selain yang dimaksud dalam ayat (1) diatur dalam Peraturan Pemerintah tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB II. KEWAJIBAN PERUSAHAAN DAN TENAGA KERJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 3. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(1)&lt;/span&gt; Perusahaan wajib menyelenggarakan program ASTEK baik dengan mempertanggungkan tenaga kerjanya yang bekerja dalam suatu ikatan kerja dengan Perusahaan dalam program asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kematian, maupun dengan memenuhi kewajibannya dalam program tabungan hari tua kepada Badan Penyelenggara.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Persyaratan penyelenggaraan ASTEK didasarkan atas jumlah tenaga kerja atau jumlah upah.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Pelaksanaan ketentuan tersebut dalam ayat (1) dan (2) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 4.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(1)&lt;/span&gt; Tenaga kerja yang bekerja pada perusahaan wajib dipertanggungkan dalam ASTEK program asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kematian, dan wajib menjadi peserta dalam ASTEK program tabungan hari tua pada Badan Penyelenggara.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Tata cara mempertanggungkan tenaga kerja dalam ASTEK program asuransi kecelakaan kerja dan asuransi kematian serta tata cara kepesertaan tenaga kerja dalam ASTEK program tabungan hari tua diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB III. IURAN ASURANSI KECELAKAAN KERJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 5.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Iuran untuk pembiayaan program asuransi kecelakaan kerja ditanggung oleh perusahaan.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Besarnya iuran untuk pembiayaan program asuransi kecelakaan kerja dibagi dalam 10 (sepuluh) kelas, dengan iuran terendah 2,4 0/00  (dua empat persepuluh permil) upah dan iuran tertinggi 360/00  (tiga puluh enam permil) upah, dengan perincian sebagaimana tercantum dalam lampiran A Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Perubahan terhadap ketentuan-ketentuan dalam Lampiran dimaksud dalam ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 6.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Perusahaan wajib membayar iuran asuransi kecelakaan kerja tersebut dalam Pasal 5 kepada Badan Penyelenggara.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Pembayaran iuran asuransi kecelakaan kerja dilakukan dengan uang tunai atau cek atau pemindah-bukuan secara giral setiap bulan dan selambat-lambatnya pada pertengahan bulan dari bulan yang bersangkutan. &lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Tata cara pembayaran iuran asuransi kecelakaan kerja ditetapkan lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB IV. JAMINAN KECELAKAAN KERJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 7.&lt;br /&gt;  (1)&lt;/span&gt; Tenaga Kerja yang tertimpa kecelakaan kerja, berhak menerima jaminan kecelakaan kerja.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; (s. d. u. dg.  PP No. 30 / 1983, m. b. tgl. 27 Sep. 1983.) &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jaminan kecelakaan kerja yang dimaksud dalam  ayat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(1)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ialah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Biaya pengangkutan tenaga kerja yang mendapat kecelakaan ke rumahnya atau ke rumah sakit;&lt;br /&gt;b. Biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit bagi tenaga kerja yang tertimpa kecelakaan kerja, termasuk juga biaya pertolongan pertama pada kecelakaan;&lt;br /&gt;c. Biaya pembelian alat bantu/prothese bagi tenaga kerja yang anggota badannya hilang atau tidak berfungsi akibat kecelakaan kerja; &lt;br /&gt;d. tunjangan sementara tidak mampu bekerja, tunangan cacat tetap, dan uang tunjangan kematian akibat kecelakaan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 8. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Persyaratan dan tata cara pembayaran jaminan kecelakaan kerja ditetapkan dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB V. IURAN TABUNGAN HARI TUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 9. &lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; luran untuk pembiayaan program tabungan hari tua ditanggung oleh Perusahaan dan tenaga kerja.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Besarnya iuran untuk pembiayaan program tabungan Hari Tua ialah:&lt;br /&gt;1. dari perusahaan sebesar 1,5% (satu setengah persen) upah; dan&lt;br /&gt;2. dari tenaga kerja sebesar 1% (satu persen) upah.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Untuk melaksanakan ketentuan tersebut dalam ayat (2) perusahaan diberi wewenang untuk melakukan pemotongan upah dari tenaga kerja yang bersangkutan, sepanjang yang menjadi kewajiban tenaga kerja, dan wajib membayarkannya kepada Badan Penyelenggara bersama-sama dengan iuran dari perusahaan.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(4)&lt;/span&gt; Pembayaran iuran asuransi kematian dilakukan sesuai ketentuan tersebut dalam Pasal 6 ayat (2).&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(5)&lt;/span&gt; Perubahan terhadap ketentuan tersebut dalam ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB VI. TABUNGAN HARI TUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 10.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Tabungan hari tua dibayarkan kepada tanaga kerja yang berhenti bekerja karena:&lt;br /&gt;a. telah mencapai usia 55 (lima puluh lima) tahun; atau&lt;br /&gt;b. cacat total dan tetap.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Dalam hal tenaga kerja meninggal dunia sebelum usia 55 (lima puluh lima) tahun, tabungan hari tua dibayarkan kepada ahli warisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 11.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Besarnya tabungan hari tua ditentukan oleh jumlah tabungan untuk maksud tersebut yang dipupuk dari iuran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) selama masa penyertaan ditambah dengan bunganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 12.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;  Persyaratan dan tata cara pembayaran tabungan hari tua ditetapkan dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB VII. IURAN ASURANSI KEMATIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 13.&lt;br /&gt; (1&lt;/span&gt;) luran untuk pembiayaan program asuransi kematian ditanggung oleh perusahaan.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Besarnya iuran untuk pembiayaan program asuransi kematian ditetapkan sebesar 0,5% (setengah persen) upah.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Perusahaan wajib membayar iuran asuransi kematian tersebut dalam ayat (2) kepada Badan Penyelenggara.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(4)&lt;/span&gt; Pembayaran iuran asuransi kematian dilakukan sesuai ketentuan tersebut dalam Pasal 6 ayat (2).&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(5)&lt;/span&gt; Perubahan terhadap ketentuan tersebut dalam ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB VIII. JAMINAN KEMATIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 14.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Uang jaminan kematian diberikan kepada ahli waris tenaga kerja yang meninggal dunia sebelum usia 55 (lima puluh lima) tahun dan bukan karena kecelakaan kerja.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Besarnya uang jaminan kematian ditetapkan sebesar Rp. 170.000,- (seratus tujuh puluh ribu rupiah).&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Perubahan terhadap ketentuan tersebut dalam ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 15.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   Persyaratan dan tata cara pembayaran jaminan kematian ditetapkan dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB IX. PEMINDAHAN HAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 16.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Hak-hak tertanggung dan peserta dalam program-program ASTEK dimaksudkan dalam Peraturan Pemerintah ini, tidak dapat dipindah-tangankan, digadaikan atau disita sebagai pelaksanaan putusan hakim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB X. KERINGANAN PAJAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 17.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Hak-hak tertangggung dan peserta ASTEK tersebut dalam Pasal 16 dibebaskan dari pajak pendapatan.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Iuran yang ditanggung oleh perusahaan dan tenaga kerja dalam rangka penyelenggara program-program ASTEK dapat diperhitungkan seluruhnya untuk pengurangan dalam perhitungan pajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB XI.  BADAN PENYELENGGARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 18.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Untuk menyelenggarakan program ASTEK dibentuk satu Perusahaan Umum Asuransi Sosial Tenaga Kerja (PERUM) ASTEK sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 9 Tahun 1969 (Lembaran Negara Tahun 1969 Nomor 40, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2904).&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Pendirian PERUM tersebut dalam ayat (1) dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 19.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Dalam melaksanakan kebijaksanaan umum dan pengawasan umum terhadap PERUM ASTEK, Menteri dibantu oleh suatu badan yang dipimpin oleh Menteri dengan anggota-anggotanya terdiri dari seorang unsur tenaga kerja, seorang unsur perusahaan, seorang pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan, dan seorang pejabat yang ditunjuk oleh Menteri yang bertanggungjawab di bidang penertiban aparatur negara.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Badan tersebut dalam ayat (1) bertugas memberikan nasehat dan pertimbangan kepada Menteri mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan kebijaksanaan umum dan pengawasan umum Menteri terhadap PERUM ASTEK.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Menteri mengatur lebih lanjut mengenai tata kerja dan pembiayaan badan tersebut dalam ayat (1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 20.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Dalam menyelenggarakan program ASTEK bagi karyawan-karyawannya, Perusahaan Umum (PERUM), Perusahaan Perseroan (PERSERO), dan Perusahaan milik Negara yang didirikan dengan atau berdasarkan Undang-undang tersendiri, dapat mempergunakan PERUM ASTEK tersebut dalam Pasal 18 ayat (1) atau Perusahaan Umum Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (PERUM TASPEN) sebagai Badan Penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB XII. KETENTUAN PERALIHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 21. &lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Perusahaan yang sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah ini telah mempertanggungkan tenaga kerjanya terhadap kecelakaan kerja pada suatu perusahaan asuransi, dengan berlakunya Peraturan Pemerintah ini dibebaskan dari kewajiban mempertanggungkan tenaga kerjanya terhadap kecelakaan kerja pada Badan Penyelenggara sampai berakhirnya masa pertanggungan.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Perusahaan yang telah mempertanggungkan tenaga kerjanya terhadap kecelakaan kerja dengan masa pertanggungan lebih dari 1 (satu) tahun, wajib mempertanggungkan tenaga kerjanya pada Badan Penyelenggara paling lama 1 (satu) tahun sejak berlakunya Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(3)&lt;/span&gt; Selama PERUM TASPEN belum menyelenggarakan program asuransi kecelakaan kerja, Perusahaan Umum (PERUM), Perusahaan Perseroan (PERSERO), dan Perusahaan milik Negara yang didirikan dengan atau berdasarkan Undang-undang tersendiri, wajib mempertanggungkan karyawan-karyawannya pada PERUM ASTEK.&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(4)&lt;/span&gt; Tenaga kerja yang telah menjadi tertanggung atau Peserta dalam suatu program tabungan hari tua, program asuransi kematian, program asuransi kecelakaan kerja, dan program kesejahteraan tenaga kerja lainnya, dengan berlakunya Peraturan Pemerintah ini tidak boleh dirugikan hak-haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB XIII. KETENTUAN PIDANA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 22.&lt;br /&gt; (1)&lt;/span&gt; Perusahaan yang tidak memenuhi ketentuan tersebut dalam Pasal 3 ayat (1), Pasal 4 ayat (1), Pasal 6 ayat (1), Pasal 9 ayat (3), Pasal 13 ayat (3), dan Pasal 21 diancam dengan hukuman kurungan selama-lamanya 3 (tiga) buIan atau denda setinggi-tingginya Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah).&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(2)&lt;/span&gt; Menteri dapat meminta Menteri yang membawahi bidang usaha perusahaan tersebut dalam ayat (1) guna mengambil sanksi administratif terhadap tidak dipenuhinya ketentuan atau ketentuan-ketentuan Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAB XIV.  KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 23.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Peraturan Pemerintah ini diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pasal 24.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.&lt;br /&gt;  Diundangkan di Jakarta pada tanggal 26 Nopember 1977.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-893714253270784062?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/893714253270784062/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/asuransi-tenaga-kerja-bag1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/893714253270784062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/893714253270784062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/10/asuransi-tenaga-kerja-bag1.html' title='Asuransi Tenaga Kerja Bag.1'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TKwBwei37lI/AAAAAAAAACE/yXTrmVbXJ10/s72-c/tenaga+kerja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-329238416176186420</id><published>2010-09-24T12:40:00.000+07:00</published><updated>2010-09-24T12:58:27.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='investasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tabungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dana'/><title type='text'>Kelebihan dan Kelemahan Menabung dan Menginvestasikan Dana</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJw98fdCGtI/AAAAAAAAAB8/K3HzOIQACOA/s1600/hujan-duit.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 224px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJw98fdCGtI/AAAAAAAAAB8/K3HzOIQACOA/s320/hujan-duit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520355352694102738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua pilihan judul diatas memang sama-sama menguntungkan. Baik dari segi keamanan maupun kegunaannya. Pada tema kali ini Aya akan membahas perbandingan kelemahan dan kelebihan keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelebihan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditabung : &lt;br /&gt;1. Keamanannya : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Uang kita akan dijamin aman bila kita menabungnya ke salah satu bank di Indonesia. Segi aman ini bisa dilihat karena kita tidak perlu menyimpannya dalam rumah kita.&lt;br /&gt;2. Tambahan Keuntungan : &lt;br /&gt;Kemungkinan mendapatkan bonus-bonus(undian) dari bank tersebut karena kita selalu menambahkan saldo pada tabungan kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Dana Cadangan :&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Uang yang kita simpan di bank ini bisa kita gunakan untuk keperluan mendadak ataupun mendesak dan bisa kita ambil kapan saja dan dimana saja. Tentunya dengan menggunakan fasilitas ATM yang telah disediakan bank tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diinvestasikan :&lt;br /&gt;1. Keamanan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;*) Kalau berupa emas batangan dan surat berharga lainnya bisa disimpan di Deposit Box.&lt;br /&gt;*) Kalau berupa tanah, rumah, atau yang berbentuk lain, keamanan ada ditangan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Tambahan Keuntungan :&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Untuk berinvestasi dalam bentuk emas, rumah, tanah, dan surat berharga lainnya kemungkinan besar kita mendapatkan tambahan keuntungan lebih besar. Dikarenakan setiap bentuk invesatasi ini nilainya sangat jarang mengalami menurunan. Bahkan untuk emas batangan tiap tahunnya bisa diperkirakan kenaikannya 10-20% dari nominal kita membelinya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Dana yang bisa kita gunakan atau fungsikan untuk masa depan akan aman. Karena kita tidak mudah tergiur untuk menggunakan dana tersebut untuk keperluan kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelemahan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditabung :&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; Dana yang kita simpan dalam tabungan cenderung akan berkurang nilanya. Dikarenakan banyak biaya yang muncul dan dikenakan oleh bank pada kita. Seperti misalnya biaya administrasi bulanan, biaya materai tabungan, pajak atas bunga tabungan, sampai biaya non aktifnya rekening.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Disebabkan karena mudahnya pengambilan dana simpanan didalam tabungan kita, maka untuk kemungkinan untuk terkumpulnya dana yang kita inginkan sebagai dana masa depan tidak tercapai. Karena banyak kemudahan yang diberikan oleh alat yang bernama ATM. Mulai dari Tarik Tunai, Debet Rekening, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diinvestasikan :&lt;br /&gt;1.&lt;/span&gt; Dana yang kita simpan dalam bentuk investasi tidak dengan mudah kita gunkan untuk keperluan mendadak. Karena pencairan dana berbentuk investasi biasanya memerlukan proses bertahap yang memerlukan waktu lama.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Untuk bentuk investasi usaha, jelas kita bisa terkena dampaknya. Yaitu kerugian disaat usaha yang dijalankan juga mengalami kerugian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Aya semuanya itu disesuaikan keadaan. Jadi ada dana yang kita investasikan untuk masa depan dan juga ada dana yang kita tabung untuk keperluan sehari-hari dan kebutuhan mendadak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu menurut Aya keuntungan dan kelemahan menabung dan menginvestasikan uang yang kita dapatkan selama kerja. Mungkin ada tambahan dari temen-teman, atau masukan bagi Aya? Mari kirim email langsung ke Aya ya. Moga postingan ini bisa berguna buat temen-temen semuanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-329238416176186420?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/329238416176186420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/09/kelebihan-dan-kelemahan-menabung-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/329238416176186420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/329238416176186420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/09/kelebihan-dan-kelemahan-menabung-dan.html' title='Kelebihan dan Kelemahan Menabung dan Menginvestasikan Dana'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJw98fdCGtI/AAAAAAAAAB8/K3HzOIQACOA/s72-c/hujan-duit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-6751380382050210435</id><published>2010-09-24T10:54:00.000+07:00</published><updated>2010-09-24T11:00:07.343+07:00</updated><title type='text'>Pemanfaatan Tunjangan Hari Raya(THR)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJwiIJ-uhQI/AAAAAAAAAB0/uCfpDitjdhw/s1600/duit.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 191px; height: 263px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJwiIJ-uhQI/AAAAAAAAAB0/uCfpDitjdhw/s320/duit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520324766762697986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pada tema kali ini Aya akan membahas masalah pemanfaatan Uang Tunjangan Hari Raya. Menurut Aya Pemanfaatannya bisa digunakan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Sebagai Dana Transportasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk teman-teman yang selalu rutin melaksanakan acara mudik ke kampung untuk berkunjung ke rumah orang tua, mungkin bisa menggunakan dana THR ini untuk membayar semua biaya yang timbul dari transportasi selam kita lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Sebagai Dana Amal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi hal ini yang teman-teman inginkan. Kapan lagi kita bisa berbagi dengan sanak keluarga dengan rejeki yang telah lama kita kumpulkan selama kerja kalau tidak pada hari lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Sebagai Dana Tabungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk anda yang menginginkan uang THR tadi disimpang untuk keperluan yang sangat penting misalnya, itu bisa dilakukan dengan mensplit dana tersebut ke dana simpanan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Sebagai Dana Investasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini bisa dalam bentuk emas yang harganya lebih stabil dan lebih gampang untuk mendapatkannya. Tapi bisa diingat bahwa harga emas akan sangat mahal apabila mendekatai hari lebaran, tapi setelah lebaran apabila kita akan menjualnya kita dapatkan harga jual yang sangat murah, karena banyak peredaran emas menjadi citra kejadian setelah lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Sebagai Modal Usaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Biasanya usaha musiman pada masa mendekati lebaran adalah baju muslim, mukena, jilbab, dll yang berhubungan dengan makna lebaran itu sendiri. Dan perlu diingat kalau hal ini halal dilakukan. Dan jangan pernah malu untuk melakukan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya mendapatkan dana THR menjadikan para pekerja kantoran mendapat sedikit tambahan untuk bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;Semoga bisa bermanfaat buat teman-teman yang masih bingung nanti dapat THR akan dipergunakan untuk apa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-6751380382050210435?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/6751380382050210435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/09/pemanfaatan-tunjangan-hari-rayathr.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/6751380382050210435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/6751380382050210435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/09/pemanfaatan-tunjangan-hari-rayathr.html' title='Pemanfaatan Tunjangan Hari Raya(THR)'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJwiIJ-uhQI/AAAAAAAAAB0/uCfpDitjdhw/s72-c/duit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-6040957230478078205</id><published>2010-09-24T10:31:00.000+07:00</published><updated>2010-09-24T10:36:07.618+07:00</updated><title type='text'>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJwceduzBiI/AAAAAAAAABs/iGzBBC26Yb0/s1600/raya_ketupat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 280px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJwceduzBiI/AAAAAAAAABs/iGzBBC26Yb0/s320/raya_ketupat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520318552951948834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segenap hati ingin memohon kerelaan maaf dari teman-teman Aya semuanya atas segal kesalahan Aya yang disegaja ataupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Moga kita semua bisa kembali fitri di Hari Raya Idul Fitri kali ini. &lt;br /&gt;Amin...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-6040957230478078205?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/6040957230478078205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1431-h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/6040957230478078205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/6040957230478078205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1431-h.html' title='Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TJwceduzBiI/AAAAAAAAABs/iGzBBC26Yb0/s72-c/raya_ketupat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-4300749464224977719</id><published>2010-08-19T13:28:00.000+07:00</published><updated>2010-08-19T13:56:57.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='trik atur salary'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cara pengelolaan keuangan'/><title type='text'>Belanjakan Seluruh Gaji Sebulan Siapa Takut???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TGzVOG0UmTI/AAAAAAAAABc/jvczQJNgWMw/s1600/hijau.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TGzVOG0UmTI/AAAAAAAAABc/jvczQJNgWMw/s320/hijau.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507010882692225330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul itu memang sengaja Aya pakai, karena memang kali ini Aya akan membahas bagaimana caranya menghabiskan seluruh gaji kita sebulan untuk kepuasan kita. Tapi jangan salah ini bukan mengajari kita semuanya untuk berperilaku konsumtif , tapi justru kita bisa memanajemeni keuangan kita agar semua hasrat kita untuk bersenang-senang menghabiskan gaji kita sebulan terpenuhi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum hasrat berbelanja kita lampiaskan, Aya akan memberikan catatan penting agar waktu kita menghabiskan gaji satu bulan kita ini tanpa menyesalinya dikemudian hari. Begini caranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Tanggungan Wajib Spiritual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Misalnya dalam ajaran agama Islam yaitu zakat sebesar 2,5% yang wajib kita keluarkan selama kita memiliki penghasilan. Dan ini bersifat wajib jadi kita harus mendahulukannya. Bisa dengan langsung dengan memberikan kepada badan-badan yang menangani masalah ini. Misal badan Amil Zakat Nasional atau yang lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Tanggungan Hutang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini berupa KPR, tagihan kartu kredit ataupun semua hutang yang telah kita nikmati. Semua tanggungan ini bisa juga berupa semua tagihan yang muncul selama satu bulan sebelumnya. Baik itu telepon, listrik, internet, dll. Semua tanggungan ini harus dilunasi tepat pada waktunya. Dikarenakan untuk menghindari beban bunga yang timbul atas keterlambatan pembayaran atau tunggakan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Dana Cadangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dana cadangan ini berupa tabungan, investasi, dll. Besarnya sekitar 10-40% dari gaji. Paling tidak kita bisa menyisihkan semuanya ini diawal kita menerima gaji tiap bulannya. Jangan pernah melupakan hal ini, karena sifat kita sebagai manusia yang sering lupa. Dan dana ini bisa kita pergunakan untuk masa yang akan datang baik untuk keperluan mendadak ataupun tabungan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kita melakukan 3 hal diatas kita bisa dengan leluasa menghabiskan sisa gaji kita. Karena sebenarnya gaji itu memang untuk dihabiskan, tapi dengan catatan ketiga unsure diatas sudah terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masalah kita ingin membeli barang yang sedang sale, kita hanya memerlukan perbandingan harga barang dan juga sisa gaji kita tersebut. Jadi bila kita ingin membeli barang tersebut kita tidak takut lagi akan masa yang akan datang, karena adanya dana cadangan tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu tadi tips dari Aya yang bisa Aya share untuk kali. Mungkin ada pertanyaa, bisa dikirim via email. Semoga berguna ya…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-4300749464224977719?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/4300749464224977719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/08/belanjakan-seluruh-gaji-sebulan-siapa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/4300749464224977719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/4300749464224977719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/08/belanjakan-seluruh-gaji-sebulan-siapa.html' title='Belanjakan Seluruh Gaji Sebulan Siapa Takut???'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/TGzVOG0UmTI/AAAAAAAAABc/jvczQJNgWMw/s72-c/hijau.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-3355183352473117357</id><published>2010-07-28T16:05:00.000+07:00</published><updated>2010-07-28T16:10:57.700+07:00</updated><title type='text'>Mensiasati Harga Cabai yang Mahal</title><content type='html'>Dengan keadaan harga cabai sekarang ini yang cenderung naik, sebenarnya ada cara untuk mensiasati hal ini. Idenya hanya sederhana, tapi ini ternyata sangat menguntungkan disaat harga cabai terus merangkak naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mensiasatinya adalah dengan Menanam pohon cabai itu sendiri. Tidak diperlukan banyak lahan atau media untuk menanamnya. Hanya memerlukan satu pot kecil untuk medianya. Dan menanamnya pun tidak susah, hanya menanam biji cabai yang mau kita tanam pada pot yang telah kita beri tanah tersebut. Perlakuan ini bisa jenis cabai kriting maupun cabai besar dan juga beberapa sayur yang bisa kita tanam sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah begitulah cara kita untuk mensiasati harga cabai yang terus meningkat menurut Aya. Sebenarnya dari hal-hal kecil yang bisa kita lakukan dirumah itu saja sudah bisa kita sebut sebagai penerapan ilmu ekonomi. Karena dengan kita menanam pohon cabe 1(satu) poho saja kita bisa menghemat pengeluaran kita untuk membeli cabai yang sekarang harga per kilogram nya mencapai nominal Rp50.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bisa bermanfaat buat teman-teman pembaca Konsultasi Aya.&lt;br /&gt;Selamat mencoba…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-3355183352473117357?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/3355183352473117357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/07/mensiasati-harga-cabai-yang-mahal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/3355183352473117357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/3355183352473117357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/07/mensiasati-harga-cabai-yang-mahal.html' title='Mensiasati Harga Cabai yang Mahal'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-2801113914992477912</id><published>2010-06-10T16:16:00.000+07:00</published><updated>2010-06-10T16:20:29.937+07:00</updated><title type='text'>Hutang Jangka Pendek dan Hutang Jangka Panjang</title><content type='html'>Beberapa hari yang lalu Aya mendapati permasalahan untuk hutang piutang. Dengan pembanding penghasilan yang kita punya. Berikut Aya akan membahas bagaimana positif dan negatifnya antara Hutang Jangka Panjang dan Hutang Jangka Pendek. Tapi pertama Aya akan membahas &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pengertian dari Hutang Jangka Panjang dan Hutang Jangka Pendek&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutang jangka pendek, yaitu utang yang harus segera dilunasi, paling lambat umur dari utang ini satu tahun atau 1 periode akuntansi, misalnya 1 januari 2009 - 31 Desember 2009.&lt;br /&gt;Yang termasuk &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hutang jangka pendek&lt;/span&gt; di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hutang Wesel/Wesel Bayar: yaitu wesel yang harus kita bayar kepada pihak lain yang pernah kita berikan kepadanya. Biasanya umur utang wesel adalah 30 hari, 60 hari, atau 90 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hutang Dagang (Account Payable): ialah utang kepada rekanan (suplier) yaitu utang dalam rangka kegiatan perusahaan, atau utang ini terjadi karena membeli barang yang belum dibayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Biaya-biaya yang harus dibayar: yaitu biaya-biaya yang belum kita lunasi dalam periode pembukuan tertentu. Misalnya utang gaji, utang upah dan utang-utang biaya lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hutang jangka panjang (long term liabilities)&lt;/span&gt; Yang termasuk utang ini adalah semua utang yang pembayarannya relatif lama. Seperti utang obligasi (bond payable), utang hipotek (mortage payable) dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nah berikut ini akan Aya bandingkan segi positif dan segi negatifnya untuk kedua jenis Hutang tersebut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Segi Positif :&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;A. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hutang Jangka Panjang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Kita akan mempunyai waktu cukup untuk mengumpulkan dana. &lt;br /&gt;2. Kita akan mempunyai kesempatan untuk berfikir peluang usaha yang bisa kita gunakan sebagai tambahan angsuran atau bahkan bisa melunasinya.&lt;br /&gt;3. Cicilan pokok pinjaman cenderung kecil, dikarenakan pembagi pokok pinjaman (waktu cicilan) terlalu besar.&lt;br /&gt;B. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hutang Jangka Pendek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Kita tidak perlu khawatir untuk dana pembayarannya. Karena waktu yang cukup singkat biasanya kita bisa memperkirakan seberapa besar kemampuan kita untuk dapat melunasi hutang tersebut tanpa harus mengganggu kestabilan keuangan rumah tangga, badan, ataupun pribadi.&lt;br /&gt;2. Bunga yang timbul dalam hutang jangka pendek cenderung lebih kecil. Karena pengali (waktu pengambilan hutang) kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Segi Negatif&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;A. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hutang Jangka Panjang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Kita harus membayar besaran bunga yang lebih banyak sesuai dengan jangka waktu yang kita ambil untuk pelunasan. Meski jumlah bunga terlihat lebih kecil dibanding dengan pokok, tetap saja total akhir bunga tersebut diakhir periode pelunasan akan sangat besar. Dikarenakan pengali (waktu pengambilan hutang) terlalu besar. Meskipun tergantung juga masalah besar % dari bunga&lt;br /&gt;2. Bila terdapat pengurangan segi pemasukan pada tahun kedua pengambilan Hutang ini akan bahaya. Karena kita sudah berurusan dengan yang namanya ketidakseimbangan financial yang bisa berakibat buruk bagi kestabilan financial rumah tangga, badan, ataupun pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hutang Jangka Pendek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Kita tidak mempunyai banyak kesempatan untuk mencari peluang usaha yang bisa kita jalani untuk membantu membayar angsuran tersebut.&lt;br /&gt;2. Cicilan pokok pinjaman cenderung besar, dikarenakan pembagi pokok pinjaman (waktu cicilan) terlalu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menurut Aya dari kedua Hutang tersebut lebih mudah adalah Hutang Jangka Panjang dengan catatan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Kita bisa memanage keuangan kita.&lt;br /&gt;2. Usahakan kita bisa melunasi pada angsuran 50% dari pokok nya. Disini biasanya pihak pemberi hutang biasanya akan mengenakan penalty berkisar 8% dari sisa hutang tersebut. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keunggulannya menurut Aya adalah&lt;/span&gt; tahun pertama kita bisa mencicil hutang tersebut dengan cicilan ringan dan dengan bunga kecil. Dan dengan cara ini ternyata kita bisa lebih menekan dana untuk pembayaran bunga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ingin mengambil hutang usahakan kita memilih bunga flat atau tetap tiap tahunnya. Jadi disaat suku bunga bank naik kita tidak akan terpengaruh. Meski nantinya padasaat suku bunga naik bunga kita tetap pada % yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang sedang bimbang mau mengambil Kredit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-2801113914992477912?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/2801113914992477912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/06/hutang-jangka-pendek-dan-hutang-jangka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/2801113914992477912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/2801113914992477912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/06/hutang-jangka-pendek-dan-hutang-jangka.html' title='Hutang Jangka Pendek dan Hutang Jangka Panjang'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-819207745105404115</id><published>2010-02-23T10:54:00.001+07:00</published><updated>2010-02-23T10:59:53.622+07:00</updated><title type='text'>Cara Menonaktifan Kartu Kredit</title><content type='html'>Salah satu permasalahan yang pernah timbul dalam penggunaan kartu kredit adalah disaat kita tidak akan menggunakannya lagi alias mau menonaktifkan kartu kredit. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berikut adalah beberapa cara menonaktifkan kartu kredit yang bisa Aya bagikan infonya buat teman-teman :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Segera datang ke Customer Service(CS) pada bank yang bersangkutan atau bank yang tertera pada Kartu Kredit tersebut untuk meminta bantuan menonaktifkan kartu kredit tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alasannya :&lt;/span&gt; Pelayanan di Indonesia untuk Call Center belum begitu kuat untuk dapat menjadikan transaksi kita itu telah terproses atau tercatat dalam pembukuan bank yang bersangkutan. Jadi saran Aya tetep datangi CS bank yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pastikan bahwa anda telah membaca surat perjanjian penonaktifan dengan benar. Dan juga pastikan bahwa dokumen itu sah dan bisa d pertanggung jawabkan misalnya dokumen penonaktifan harus bertandantangan asli rangkap dua yang berfungsi rangkap 1 untuk bank dan rangkap 2 buat anda. Dan ditandatangani oleh pimpinan tertinggi yang sedang menjabat pada bank tersebut&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alasannya :&lt;/span&gt; Kalau ada ketidakberesan dalam masa mendatang anda tidak bisa dituntut maupun anda sudah memiliki bukti pegangan yang kuat meski dipermasalahkan ke meja persidangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lunasi semua tanggungan yang menjadi sisa dari kartu kredit tersebut hingga saldo tagihan Rp.0,-(nol rupiah)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alasannya :&lt;/span&gt; Jangan menyisakan 1 sen pun dalam rekening kartu kredit anda. Karena jika itu terjadi maka akan system yang terbentuk dalam kartu kredit itu tetap akan manbacanya sebagai tanggungan dan akan tetap ada tiap bulannya, dan akan terus berkembang. Dengan perkiraan bunga atas tagihan 2-3,5% perbulannya dan denda keterlambatan pembayaran berkisar dari Rp.50.000,- hingga Rp.75.000,-. Dan juga terkena biaya administrasi tahunan yang berkisar antara Rp.120.000,- hingga Rp.200.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian postingan Aya untuk permasalahan penonaktifan kartu kredit. Semoga dapat membantu teman-teman yang memang sedang mencari informasi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Satu lagi pesan Aya&lt;/span&gt;, Kartu Kredit yang sudah d tandatangani tanda terimanya maka bisa juga dianggap sudah menyetujui untuk diaktifkannya kartu kredit tersebut kecuali beberapa produk kartu kredit yang baru misalnya kartu kredit buat khusus biaya pendidikan yang baru diluncurkan salah satu bank terkemuka di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-819207745105404115?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/819207745105404115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/02/cara-menonaktifan-kartu-kredit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/819207745105404115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/819207745105404115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2010/02/cara-menonaktifan-kartu-kredit.html' title='Cara Menonaktifan Kartu Kredit'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-5678445993160000540</id><published>2009-11-07T10:27:00.000+07:00</published><updated>2009-11-07T10:29:29.604+07:00</updated><title type='text'>Tips Anggaran Liburan Akhir Tahun</title><content type='html'>Berhubung sebentar lagi kita menyambut liburan akhir tahun, Aya akan mencoba berbagi pengalaman Aya untuk mendapatkan budget liburan akhir tahun dari gaji yang kita terima. Mungkin ini hanya sharing bagi seorang yang hanya mengandalkan dana ini dari gaji semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berikut akan coba Aya jabarkan apa-apa yang menjadi pertimbangannya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tentukan tujuan liburan &lt;br /&gt;2. Tentukan alat transportasi menuju tujuan liburan&lt;br /&gt;3. Tentukan tempat-tempat yang akan d kunjungi&lt;br /&gt;4. Tentukan berapa lama melakukan liburan&lt;br /&gt;5. Tentukan penginapan jika memang akan berlibur lebih dari 1 hari&lt;br /&gt;6. Tentukan siapa saja kerabat/keluarga yang akan ikut liburan bersama kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah setelah kita membuat daftar-daftar pertanyaan tersebut diatas, baru kita bisa menentukan berapa budged yang akan kita sediakan untuk liburan akhir tahun kita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berikut berbagai macam cara untuk pengumpulan dana dari gaji bulanan yang kita terima :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menyisihkan dalam bentuk investasi sederhana. Misalnya dalam bentuk perhiasan emas&lt;br /&gt;2. Membuat 2 rekening tabungan berbeda. &lt;br /&gt;a. yang pertama untuk penerimaan gaji bulanan&lt;br /&gt;b. yang kedua kita gunakan sebagai menampung dana untuk liburan (usahakan non ATM, ini fungsinya supaya kita tidak dengan mudah dapat mengambil dana tersebut d setiap tempat dan setiap waktu. Jadi dana liburan kita aman tanpa terkurangi untuk pemenuhan kebutuhan)&lt;br /&gt;3. Mengikuti program penyisihan dana guna liburan yang ditawarkan oleh pihak bank. &lt;br /&gt;a. Disini saya bisa mencontohkan salah satu program bank yang bisa kita ikuti adalah product dari Bank Mandiri yang bernama TRM (Tabungan Rencana Mandiri).  &lt;br /&gt;TRM ini merupakan program yang dapat menyisihkan langsung dana yang ada di rekening kita secara langsung dapat terkredit dan tersimpan dalam masa waktu tertentu untuk dapat diambil atau dicairkan oleh pemilik rekening tabungan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Nominal minimumnya adalah Rp.100.000,- dan minimum masa penyimpanannya adalah 1 tahun dari ditandatanganinya surat perjanjian menggunakan product tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk besaran prosentase dana yang harus kita sisihkan untuk liburan akhirtahun bisa sekitar 10-30% dari nilai gaji yang kita terima. Jadi bila itu kita sisihkan tiap bulannya maka kita bisa menikmati liburan tiap akhir tahun kita dengan tenang tanpa memikirkan dana liburan ini akan mengganggu keseimbangan dana untuk kebutuhan kita yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu tadi sedikit ilmu yang bisa Aya bagi buat teman-teman sekalin.  Moga berguna buat semuanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-5678445993160000540?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/5678445993160000540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2009/11/tips-anggaran-liburan-akhir-tahun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5678445993160000540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/5678445993160000540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2009/11/tips-anggaran-liburan-akhir-tahun.html' title='Tips Anggaran Liburan Akhir Tahun'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-3789969416045931084</id><published>2009-06-24T15:59:00.000+07:00</published><updated>2009-06-25T08:27:31.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kartu Kredit'/><title type='text'>Pengertian dan Kegunaan Kartu Kredit</title><content type='html'>&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 9"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 9"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:/DOCUME%7E1/ZAHROU%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msoclip1/01/clip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:donotoptimizeforbrowser/&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */ @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} h1 	{mso-style-next:Normal; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:1; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-font-kerning:0pt; 	mso-ansi-language:EN-US; 	font-weight:bold;} p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText 	{margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:center; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US;} a:link, span.MsoHyperlink 	{color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{color:purple; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} p 	{margin-right:0cm; 	mso-margin-top-alt:auto; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */ @list l0 	{mso-list-id:141311510; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1720125372 67698703 -1769298982 182489468 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level2 	{mso-level-start-at:3; 	mso-level-text:%2; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l0:level3 	{mso-level-start-at:3; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:117.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:117.0pt; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @list l1 	{mso-list-id:882979825; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1549350384 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l2 	{mso-list-id:1844006772; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-747092202 -603316266 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l2:level1 	{mso-level-start-at:0; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mungkin sebagian dari kita semua telah memiliki alat pembayaran yang sering kita sebut Kartu Kredit. Sekarang ini setiap orang dengan sangat mudah mendapatkannya, bisa jadi satu orang bisa mendapatkan 2-5 kartu kredit sekaligus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Aya akan bahas masalah pengertian Kartu Kredit terlebih dahulu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Menurut &lt;/span&gt;Dalam Expert Dictionary didefinisikan: ”kartu yang dikeluarkan oleh pihak bank dan sejenisnya untuk memungkinkan pembawanya membeli barang-barang yang dibutuhkannya secara hutang. Sementara dalam kamus Ekonomi Arab menjelaskan, ”sejenis kartu khusus yang dikeluarkan oleh pihak bank-sebagai pengeluar kartu-, lalu jumlahnya akan dibayar kemudian. Pihak bank akan memberikan kepada nasabahnya itu rekening bulanan secara global untuk dibayar, atau untuk langsung didebet dari rekeningnya yang masih berfungsi.”( Ahmad Zaki Badwi 1984, hal. 62)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kegunaan dari Kartu Kredit :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1). Sebagai alat ganti pembayaran&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kartu kredit dapat dipergunakan sebagai alat ganti pembayaran, sehingga kita tak perlu membawa banyak uang tunai, yang dapat berisiko hilang atau jatuh di jalan. &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2). Sebagai cadangan&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kartu kredit juga dapat digunakan sebagai cadangan untuk keperluan mendadak, seperti jika tiba-tiba ada keluarga yang sakit dan perlu di rawat di rumah sakit, maka pembayaran uang muka dapat menggunakan kartu kredit, hal ini tak merepotkan dibanding jika kita harus ke ATM dulu atau mencairkan uang di Bank.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3). Membantu melakukan pembayaran atas tagihan rekening rumah tangga&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada kartu kredit ada fasilitas one bill, artinya kita bisa meminta kepada Bank penerbit kartu kredit untuk sekaligus membayarkan tagihan atas rekening: listrik, tagihan telkom/hand phone, tagihan PDAM, tagihan internet serta tagihan-tagihan lainnya dengan sepengetahuan intansi yang mengeluarkan tagihan tersebut. Dengan demikian setiap bulan kita tidak disibukkan membayar ke beberapa instansi, namun pembayaran dapat dilakukan sekaligus melalui kartu kredit, yang langsung dilakukan pendebetan setiap bulannya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hal-hal yang kurang bagus dari kegunaan Kartu Kredit di atas menurut Aya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Sebagai Alat Ganti Pembayaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kelemahan : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Yaitu apabila termasuk tipe konsumtif ini sangat berbahaya, karena kita jadi kesulitan dalam mengontrol semua barang yang kita beli karena kita merasa masih mampu untuk membayarnya dengan Kartu Kredit dengan limit tertentu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara mensiasati : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Dengan mendaftar seluruh kebutuhan yang memang harus kita penuhi pada saat itu. Misalnya, seperti sekarang ini. Banyak keperluan sekolah anak (buku, seragam baru,dll) yang harus kita penuhi. Jadikan hal ini menjadi prioritas dari pemakaian kartu kredit kita tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Usahakan kita membawa Kartu Kredit tersebut hanya ke tempat-tempat yang menyediakan keperluan yang kita butuhkan tersebut. Ini berfungsi untuk meminimalisir pemakaian yang d luar angaran yang kita telah tetapkan di awal.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Sebagai Cadangan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kelemahannya :&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kadang banyak fasilitas umum yang belum menyediakan fasilitas pembayaran dengan kartu kredit. &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara mensiasati :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kita harus membiasakan memprediksi seberapa besar anggaran yang harus kita keluarkan untuk keperluan mendadak. Menurut Bpk. Godo Tjahjono, SE, M Si, RFC praktisi bisnis dan keuangan, kita harus memiliki dana darurat minimal 3-6 kali pengeluaran kita ato keluarga (bagi yang telah berkeluarga). Dan penyimpanannya lebih berupa tabungan ataupun deposito.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;Membantu Pembayaran Atas Pembayaran dan Tagihan Rumah Tangga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kelemahannya :&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Apabila kita lupa membayar tagihan kartu kredit tersebut kita akan membayar bunga yang tidak sebanding bila kita mebayar tagihan tersebut tunai melewati ATM atau tunai ke Bank-bank yang telah d tunjuk.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara mensiasati : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kita mereminder dalam agenda, hp ato alat pengingat lainnya sehari sebelum tagihan jatuh tempo. Bahwa kita harus membayar tagihan tersebut lunas tanpa sisa. Karena keterlambatan bisa d kenakana bunga 2-3% dari total tagihan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Jangan sekali-kali mempergunakan fasilitas ambil tunai dari Kartu Kredit anda, karena itu akan dikenakan bungan 10% langsung setelah transaksi. &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Memiliki salah satu alat pembayaran yang mudah seperti Kartu Kredit memang bukan sesuatu hal yang buruk ataupun rugi, tetapi &lt;i&gt;&lt;u&gt;bagaimana cara kita mensiasatinya adalah kunci utama&lt;/u&gt;&lt;/i&gt; untuk dapat terhindar dari kesalahan-kesalah kita dalam mengatur anggaran keuangan pribadi kita.&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Nah itu tadi pandangan Aya mengenai Kartu Kredit yang mungkin bisa teman-teman ambil segi positif dan segi negatifnya. Moga dapat berguna bagi kita semua.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-3789969416045931084?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/3789969416045931084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2009/06/pengertian-dan-kegunaan-kartu-kredit.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/3789969416045931084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/3789969416045931084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2009/06/pengertian-dan-kegunaan-kartu-kredit.html' title='Pengertian dan Kegunaan Kartu Kredit'/><author><name>aya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09448395165290681698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_GYv7aN8PmMg/Si9FPjF9svI/AAAAAAAAAAM/oiL5kHueGW8/S220/aq+dewe+1.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4348683250320307593.post-9123527186467165621</id><published>2009-06-10T11:59:00.000+07:00</published><updated>2009-06-10T12:00:37.429+07:00</updated><title type='text'>Halo</title><content type='html'>Selamat datang blog Konsultasi Aya, disini anda dapat berkonsultasi masalah keuangan anda dengan Aya. Semoga membantu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4348683250320307593-9123527186467165621?l=konsultasi-aya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/feeds/9123527186467165621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2009/06/halo.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/9123527186467165621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4348683250320307593/posts/default/9123527186467165621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://konsultasi-aya.blogspot.com/2009/06/halo.html' title='Halo'/><author><name>ario</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_IRcOMolZIEs/ScWNsExIARI/AAAAAAAAAC8/j7ys7AqbC18/S220/3368332599_fdbd5715c1_m.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
